Hindari Masalah Dermatitis Pada Bayi Lewat Cara Ini!

dermatitis bayi

Bayi masih memiliki kulit yang sensitif sehingga apapun yang menempel pada bayi bisa
mempengaruhi kesehatannya terutama kulitnya. Salah satu masalah kesehatan yang sering diderita
bayi adalah ruam. Masalah kesehatan pada kulit bayi yang kerap terjadi adalah peradangan yang
ditandai dengan ruam dan salah satu penyebabnya adalah pakaian bayi. Masalah dermatitis pada
bayi ini bisa diatasi dengan menggunakan deterjen yang tepat dan sesuai dengan kulit bayi.
 
Misalnya jika Anda baru saja membeli baju baru untuk anak Anda maka Anda harus mencucinya
terlebih dahulu sehingga zat kimia yang menempel pada baju bisa hilang dan tidak menempel di kulit
dan menjadikan kulit bayi ruam dan terjadi peradangan. Sebelum mencucinya, gunakan deterjen
khusus untuk bayi atau jika tidak ada gunakan deterjen cair ataupun deterjen yang khusus untuk
kulit sensitif. Hal tersebut disebabkan deterjen itu memiliki kandungan kimia yang lebih sedikit
dibandingkan dengan deterjen untuk mencuci baju orang dewasa apalagi deterjen 2 in 1 atau 3 in 1
sehingga tidak membuat residu menumpuk di baju atau celana yang bisa menyebabkan iritasi.
 
Anda bisa menggunakan deterjen Rinso Cair yang tidak mengandung pewangi ataupun pewarna.
Selain tidak mengandung zat kimia yang bisa membuat bayi iritasi, dengan kandungan formula
pembersihnya, deterjen cair dari Rinso ini mampu membersihkan noda yang menempel pada baju
bayi sehingga tidak hanya akan membuat baju terlihat lebih bersih dan nyaman dipergunakan
namun juga mengurangi resiko dermatitis pada bayi.
 
Langkah atau cara untuk mencuci celana dan baju untuk anak Anda yang baru Anda beli adalah:
 
 Rendam baju dan celana yang sudah dibersihkan dari noda tersebut dengan deterjen
khusus.
 Cuci hingga bersih dan hindari untuk menggunakan cairan pelembut untuk bayi usia 6 bulan
ke bawah. Hal tersebut disebabkan karena pelembut memiliki kandungan kimia yang bisa
menyebabkan masalah pada kulit bayi.
 Bilas hingga deterjen pada baju bayi benar-benar bersih sehingga tidak ada residu yang
menempel di baju dan celana bayi.
 Jemur celana tersebut di bawah sinar matahari atau sesuai dengan petunjuk perawatan dari
pakaian tersebut.
 Hampir semua pakaian termasuk celana bayi tidak perlu disetrika. Namun, jika Anda ingin
menyetrikanya, gunakan setrika dengan suhu rendah sehingga tidak merusak kelembutan
dari celana bayi.
 
Sedangkan jika Anda hendak mencuci baju bayi yang sudah Anda miliki, maka, pilih pakaian yang
akan dicuci. Anda bisa mencuci celana bayi dengan menggunakan tangan ataupun menggunakan
mesin cuci, tergantung dari jenis pakaian tersebut karena masing-masing memiliki cara perawatan
yang berbeda. Jika Anda baru saja membeli popok atau celana bayi dari toko, jangan langsung
dikenakan ke anak karena zat kimia seperti pewarna pakaian masih menempel pada baju dan bisa
menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal.
 
Hal yang harus Anda ingat sebelum mencuci pakaian anak Anda adalah, pisahkan celana bayi dengan
pakaian untuk orang dewasa sehingga kotoran yang ada di baju orang dewasa tidak menempel di
baju bayi terutama untuk bayi usia 6 bulan pertama. Cek apakah celana tersebut ada kotoran atau
tidak misalnya pup anak. Jika ada, hilangkan terlebih dahulu dengan menggunakan air mengalir
sehingga tidak ada noda yang menempel di celana agar noda tersebut tidak menempel pada baju
yang lain yang dicuci di saat yang bersamaan yang menyebabkan dermatitis pada bayi.