membedakan pms dan tanda kehamilan

Cara Mudah Membedakan PMS dan Tanda Kehamilan

PMS dan Tanda Kehamilan

Apakah sekarang ini saya sedang PMS atau malah hamil? Pertanyaan ini mungkin sering terlintas di pikiran. Apalagi jika Anda sudah berkeluarga dan sangat mendambakan keturunan. Memang terdapat kemiripan antara tanda gejala awal menstruasi dan awal kehamilan. Tetapi ada pula bedanya. Tidak semua wanita memiliki tanda awal menstruasi atau awal kehamilan. Efek yang dialami bisa bervariasi tergantung dari masing individu.

Pertama, kram. Kram saat menjelang menstruasi terjadi selama dua hari pertama menstruasi. Anda mungkin akan mengalami kram. Untuk rasa nyeri, rasa nyeri tersebut bisa berkurang ketika hari terakhir menstruasi. Bagaimana dengan kehamilan. Jika Anda positif hamil, kram yang terjadi lebih mirip seperti kram yang ringan. Namun lokasinya beda. Kram yang dikarenakan kehamilan akan terasa di bawah perut atau di punggung bawah, kondisi ini bisa berlangsung lebih lama dibandingkan dengan PMS seperti dalam hitungan minggu.

Kedua, nyeri di bagian payudara. Untuk PMS, nyeri akan disertai dengan pembengkakan di payudara. Tepatnya separuh siklus menstruasi. Rasa nyeri masih bisa ditahan, namun ada pula wanita yang tidak bisa menahan rasa nyeri di payudaranya. Rasa ini terasa menyakitkan sebelum menstruasi. Bagaimana dengan tanda kehamilan? Rasa nyeri di payudara yang berhubungan dengan tanda kehamilan, rasanya akan lebih sakit dibandingkan yang dialami ketika PMS. Apalagi ketika usia kehamilan setengah bulan. Payudara juga menjadi lebih sensitif dan nyeri ketika disentuh. Payudara sepintas akan terlihat lebih berisi. Warna kulit di puting mungkin menjadi semakin gelap, biasanya hal ini terjadi ketika kehamilan berada di usia 2 bulan.

Terakhir, nafsu makan menjadi lebih meningkat. Ketika PMS mungkin Anda kurang menyadari bila nafsu makan juga meningkat, seperti ingin makan makanan yang berasa manis, asin dan penuh karbo. Anda juga akan menjadi lebih rakus dibandingkan dengan biasanya. Sedangkan ketika awal masa kehamilan, Anda bisa menyantap makanan tertentu atau makan makanan yang aneh. tetapi bedanya, indera perasa lebih sensitif pada makanan dan enggan mengkonsumsi makanan tersebut.