tips wajah putih alami

Cuci Tangan Menurut Anjuran Dunia Kedokteran

Di daerah mana pun mencuci tangan merupakan sebuah kegiatan yang umumnya dilakukan oleh setiap orang. Untuk mendukung kegiatan tersebut pemerintah menyediakan berbagai tempat mencuci tangan beserta sabunnya. Dalam sebuah penelitian di Inggris mengungkapkan bahwa hanya separuh orang yang benar-benar mencuci tangannya setelah membuang hajat besar/ kecil. Penelitian lain di Amerika Serikat pada dokter-dokter disana terungkap bahwa dokter banyak lupa mencuci tangannya setelah menangani pasien satu dan berganti ke pasien lainnya dengan frekuensi yang cukup tinggi. Para staf kesehatan sepenuhnya mengerti betapa pentingnya mencuci tangan dengan sabun, tetapi hal ini tidak dilakukan karena: ketidadaan waktu, kertas untuk pengeringnya kasar, penggunaan sikat yang menghabiskan waktu dan lokasi wastafel yang jauh padahal harus berkali – kali cuci tangan pakai sabun dan dikeringkan sehingga merepotkan.

Pada dasarnya mencuci tangan khusus dalam lingkungan medis biasanya membutuhkan banyak sekali sabun dan air untuk memperoleh busa. Tangan dan telapak tangan digosok secara sistematis dalam kurun waktu 15-20 detik. Hal tersebut dilakukan melalui teknik mengunci antar tangan, setelah tangan dikeringkan pun para tenaga medis tidak diperkenankan untuk mematikan air atau membuka pegangan pintu, apabila hal ini harus dilakukan, tangan harus dilidungi dengan kertas tisu atau handuk kering bersih. Hal serupa pun kini diterapkan pada masyarakat dengan tujuan mencegah berbagai kemungkinan menyebarnya berbagai jenis penyakit akibat tangan yang kotor.

Dengan demikian, cuci tangan pakai sabun sangatlah penting. walaupun hal tersebut merepotkan, tetapi dengan tangan yang bersih akan menghindarikan diri dari terjangkitnya berbagai jenis penyakit yang mungkin menyebar melalui tangan. Mencuci tangan dengan sabun harus dilakukan secara sistematis dalam kurun waktu 15-20 detik. Hal tersebut dilakukan melalui teknik mengunci antar tangan, setelah tangan dikeringkan pun para tenaga medis tidak diperkenankan untuk mematikan air atau membuka pegangan pintu, apabila hal ini harus dilakukan, maka tangan harus tetap dilidungi dengan menggunakan kertas tisu atau handuk kering bersih agar tidak terjadi kontak secara langsung.