6 Tes Pemeriksaan Penyakit Jantung

6 Tes Pemeriksaan Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah silent killer yang menjadi penyebab kematian di seluruh dunia. Banyak orang yang tak menyadarinya, dan tahu-tahu saja meninggal akibat serangan jantung mendadak. Karena itulah, Anda harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama yang sudah berusia di atas 30 tahun. Banyak tempat yang jual alat kesehatan biasanya juga menawarkan tes kesehatan.

Ada banyak alat yang bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jantung tersebut. Alat ini biasanya disuplai ke rumah sakit atau klinik oleh perusahaan yang jual alat kesehatan seperti PT. Medtek. Jika Anda hendak mengetahui kondisi kesehatan jantung secara menyeluruh, ada banyak tes yang harus Anda lakukan, dari tes fisik sampai CT scan.

Adapun tes-tes yang biasanya dilakukan untuk memeriksa kesehatan jantung adalah :

1. Treadmill Test

Merupakan tes yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner, dengan tingkat keakuratan tes mencapai 78%.

2. Echocardiogram Atau USG Jantung

Alat perekam irama jantung dengan sistem mirip USG. Fungsinya adalah melihat apakah katup jantung dan ruang-ruang di dalamnya berfungsi normal atau tidak. Anda yang sering nyeri di dada atau lengan atas perlu melakukan tes ini.

3. Holter Monitoring

Alat perekam irama jantung selama 24 jam. Perlu dibawa pulang pasien. Jika ada sumbatan atau gangguan irama jantung, alat ini bisa memberitahu.

4. Elektrokardiogram (EKG/ECG)

Alat untuk mempelajari denyut jantung tak teratur. Dilakukan dengan meletakkan elektroda di dada pasien, yang kemudian mengirimkan aktivitas listrik ke monitor untuk dibaca.

5. Tes Stres

Untuk melihat apakah ada masalah pemompaan darah dari jantung. Dilakukan dengan pemberian beban saat treadmill test atau stasioner saat EKG.

6. CT Scan

Sinar X untuk melihat bagaimana kondisi rinci jantung. Alat ini tidak disarankan jika Anda tak mengalami gejala penyakit jantung.

Itulah pemeriksaan yang diperlukan untuk melihat apakah Anda menderita penyakit jantung atau tidak. Walaupun satu kali tes saja alat tersebut belum tentu akurat, namun jika semua tes tersebut dikombinasikan, Anda akan mendapatkan gambaran yang akurat. Ini juga tergantung dari kualitas penyuplai yang jual alat kesehatan tersebut. Semakin berkualitas alatnya, maka akan semakin akurat pula hasilnya.