mencegah mengobati penyakit ginjal

Kenali Mitos Seputar Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal dan gejala penyebabnya hingga saat ini masih dianggap sebagai sesuatu yang sulit dideteksi sedini mungkin. Banyak kasus penderita ginjal yang baru mengetahui kondisi penyakitnya ketika sudah masuk ke stadium lanjut. Semakin lambat diagnosa penyakit ginjal dan penyebabnya, akan semakin sulit pula penanganan yang bisa dilakukan untuk meminimalkan efek penyakit ginjal.

Mitos penyakit ginjal pun ada yang benar, namun ada juga yang keliru. Mitos-mitos apa saja yang berkaitan dengan penyakit ginjal?

Tes Diagnosa Penyakit Ginjal Memakan Waktu Lama

Sebenarnya tes yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit ginjal cukup rumit. Ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu melalui pemeriksaan air seni dan estimasi GFR (Glomerular Filtration Rate) pada tes darah. Pada pemeriksaan air seni, sedikit kandungan protein yang terdapat pada air seni menunjukkan masalah pada ginjal. Sementara pada tes GFR, nilai GFR akan menunjukkan kualitas fungsi ginjal Anda.

Seseorang yang Berisiko Terkena Penyakit Ginjal Hanya Bisa Pasrah

Ketika Anda didiagnosa mengalami kelainan ginjal dan berpotensi terserang penyakit ginjal di kemudian hari, diagnosa itu bukanlah akhir dari segalanya. Masih banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal secara konsisten. Mengonsumsi makanan bergizi, melakukan aktivitas fisik secara teratur, berhenti merokok, dan menjaga kestabilan kadar gula serta tekanan darah adalah solusinya. Jika Anda menjaga kesehatan secara konsisten, kesehatan ginjal Anda pun bisa dijaga dengan baik seiring pertambahan usia.

Penyakit Ginjal Hanya Bisa Diatasi dengan Cuci Darah

Cuci darah mungkin menjadi hal yang menakutkan bagi semua orang yang didiagnosa terserang penyakit ginjal. Padahal, semua penyakit ginjal harus diatasi dengan cara cuci darah. Cuci darah hanya dibutuhkan oleh orang-orang dengan kondisi penyakit ginjal yang parah. Sedangkan penanganan penyakit ginjal pada stadium awal biasanya dilakukan melalui diet, olahraga, serta terapi obat-obatan sesuai anjuran tim medis.

Penderita Penyakit Ginjal Harus Minum Banyak Air

Semua penderita penyakit ginjal disarankan untuk meminum banyak air. Pada kondisi tertentu, kelebihan jumlah cairan dalam tubuh malah bisa membuat ginjal harus bekerja ekstra keras menyaring cairan tersebut. Para penderita infeksi kandung kemih dan batu ginjal adalah orang-orang yang perlu mengonsumsi banyak air untuk meringankan gejala penyakitnya.

Kendati berbahaya dan akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan, Anda tak perlu khawatir dengan penyakit ginjal dan penyebabnya. Bila Anda selalu menjalani pola hidup sehat dan rutin melakukan cek up kesehatan, niscaya Anda akan menghindari dari risiko penyakit ginjal di kemudian hari.