disentri pada anak

Mencegah dan Mengobati Disentri Pada Anak

Anak-anak biasanya sangat suka melakukan bermacam-macam aktivitas dengan menggunakan tangan. Bermain di luar ruang membuat anak dengan mudahnya bersentuhan dengan berbagai hal sesuka hati mereka. Namanya juga anak-anak, setelah bermain mereka menggunakan tangannya yang masih kotor untuk makan. Atau bahkan memungut dan memakan makanan yang telah jatuh ke lantai. Kalau sudah begitu mereka dengan mudah terkena penyakit perut atau gangguan pencernaan. Tak jarang anak-anak mengalami diare berkepanjangan yang disertai darah dan lendir. Kondisi ini disebut sebagai disentri.

Disentri pada anak cukup berbahaya kalau dibiarkan begitu saja. Saat sakit perut, anak-anak biasanya disertai demam, panas,  mual, muntah, dan lemas. Potensi untuk dehidrasi juga sangat besar. disentri pada anak memang bisa diobati dengan cepat, tapi yang paling penting adalah melakukan pencegahan dengan sebisa mungkin.

Pencegahannya harus dimulai dari orangtua. Para orangtua haruslah membiasakan anak untuk mencuci tangan setelah bermain di luar rumah atau sehabis buang air besar. Orangtua juga harus mengetahui tentang penyebab dan ciri-ciri penyakit tersebut. Kebersihan merupakan cara paling efektif untuk mencegah disentri pada anak. Dengan kebersihan yang terjaga otomatis kesehatan terjaga. Orangtua tak perlu lagi bersedih hati melihat buah hatinya sakit. Ingat, lebih baik mencegah daripada mengobati.Selalu jaga kebersihan anggota tubuh dan lingkungan sekitar.