Air Bersih Salah Satu Syarat untuk Hidup Sehat

Saat ini air bersih jumlahnya semakin menurun karena terus menerus digunakan dalam berbagai aktivitas. Pada riset yang telah dilakukan pada seluruh air di dunia , hanya sekitar 1% saja yang layak untuk diminum. Penyakit yang berbahaya dapat sewaktu-waktu menyerang bila kita meminum air yang tidak layak di konsumsi. Mayoritas orang mengandalkan sumber airnya dari sumur, air sungai, air permukaan dan air hujan yang rata-rata sudah tercemar oleh bakteri.

Menurut seorang ahli hidrogeologis jumlah dari air tawar di bumi hanyalah 4% saja, dan kurang dari 1 % yang dapat dikonsumsi. Jumlah air yang bersih hanyalah sedikit maka dari itu gunakan dnegan tepat. Menurut standar dari WHO, air yang layak untuk diminum memiliki kadar kandungan unsur mineral kurang dari 100. Kategori air pada dasarnya menurut TDS terbagi menjadi 4 yaitu:

  • Bila lebih dari 100 ppm berarti bukan air minum.
  • Jika sekitar 10 – 100 ppm maka air dapat diminum.
  • Jika kadarnya 1 hingga 10 ppm merupakan air murni.
  • Jika hanya 0 ppm saja berarti air organik.

Bila kita terlalu banyak memasukkan mineral nonorganik pada tubuh dan tidak dapat dikeluarkan, maka seiring bertambahnya usia maka akan terjadi pengendapan di dalam tubuh. Misalnya saja mengendap pada mata akan terbentuk katarak, jika mengendap pada ginjal maka akan terdapat batu ginjal, jika pada tulang akan mengakibatkan pengapuran. Itulah pentingnya air bersih.