Chamomile tea

Mengenal Efek Samping Chamomile

Penggemar teh tentunya pernah menikmati secangkir hangat chamomile tea, sebuah suguhan yang dapat dinikmati kapan saja sepanjang hari. Tidak ada herbal lain selain chamomile yang sangat aman untuk diberikan pada anak-anak. Chamomile dapat dibeli masih dalam berbentuk bunga kering, teh, ekstrak cair, minyak esensial, tincture (konsentrat di alkohol) atau pada krim dan salep. Paling umum dijual dalam menjadi chamomile tea yang dapat Anda temukan di banyak supermarket dan apotek.

efek samping chamomile tea

Chamomile Tea

Chamomile dikenal banyak manfaatnya, baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Banyak ahli obat yang mengolahnya sebagai obat-obatan herbal. Seperti semua produk herbal lainnya, penggunaan yang cukup adalah kunci untuk menghindari efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin timbul dari chamomile antara lain adalah mengantuk, bagus bila Anda konsumsi satu jam sebelum tidur namun berbahaya jika Anda akan berpergian mengemudi atau bekerja sambil mengoperasikan esin. Dosis tinggi dari chamomile juga dapat menyebabkan muntah dan reaksi kulit pada beberapa orang.

Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi chamomile selama kehamilan, karena dapat menyebabkan keguguran. Chamomile juga tidak dianjurkan jika sedang minum obat pengencer darah, karena chamomile mengandung zat coumarin yang berfungsi mengencerkan darah. Walaupun chamomile aman untuk dikonsumsi anak-anak balita namun sangat tidak dianjurkan untuk diberikan pada bayi baru lahir sampai umur dibawah enam bulan karena dipercaya dapat menyebabkan kematian tiba-tiba pada bayi.