Penyebab Kulit Wajah Berminyak

Kali ini akan membahas bagaimana cara mengatasi wajah berminyak. Satu hal yang perlu diingat, jerawat erat hubungannya dengan wajah kotor dan berminyak. Apabila wajah berminyak terus dibiarkan tanpa melakukan perawatan khusus, tentu anda akan kesulitan dalam mengatasi jerawat. Sebenarnya dengan mencuci wajah dua kali sehari sudah cukup untuk menyingkirkan minyak dan kotoran berlebih. Namun anda harus memperhatikan apa saja sebenarnya penyebab minyak pada wajah, berikut ini adalah penyebab kulit wajah berminyak.

Genetik

Coba perhatikan wajah orang tua dan anggota keluarga yang lain. Jika kebanyakan dari mereka memiliki wajah berminyak, bisa jadi penyebabnya adalah karena gen yang diturunkan.

Obat-obatan

Sedang sakit dan mengonsumsi obat-obatan? Bisa jadi wajah mengeluarkan minyak berlebihan karena konsumsi obat-obatan tersebut. Coba konsultasikan masalah itu pada dokter.

Kesalahan produk

Beberapa orang salah menggunakan produk kecantikan kulit karena kurang paham dengan kondisi kulitnya. Misalnya memakai produk untuk kulit berminyak padahal memiliki kulit kombinasi.

Perubahan hormon

Wanita khususnya mengalami perubahan hormon selama hidupnya, yaitu ketika menstruasi, hamil, dan menopause. Perubahan hormon itu pun memicu produksi minyak berlebih pada tubuh.

Alat kecantikan

alat kecantikan

Selain produk kecantikan, alat kecantikan juga berperan dalam penyebab wajah berminyak. Misalnya penggunaan sikat atau bantal bedak yang mengganggu kinerja kelembapan kulit.

Tanning

Proses tanning atau pewarnaan kulit punya efek buruk bagi produksi kulit. Meskipun pada awalnya kulit menjadi kering setelah tanning, namun tubuh akhirnya mengeluarkan minyak berlebih.

Selain faktor-faktor diatas, ada juga penyebab lain yang dapat menyebabkan kulit wajah berminyak diantaranya sebagai berikut ini.

1. Siklus Menstruasi

Jerawat jadi bertambah banyak menjelang haid? Salahkan hormon wanita Anda. Setiap bulannya, tubuh mengalami kenaikan produksi hormon. Kondisi tersebut bisa menstimulasi kelenjar minyak yang menyebabkan pori-pori kulit mudah tersumbat, debu cepat menempel di permukaan kulit dan timbullah jerawat. Untuk mengurangi produksi minyak yang berlebihan, gunakan pembersih wajah berbentuk foam. Pembersih ini lebih efektif mengangkat kotoran ketimbang milk atau oil cleanser. Pilih pembersih dengan formula oil-free.

2. Stres

Saat stres, hormon yang dinamakan kortisol akan diproduksi untuk membuat Anda lebih fokus dan waspada, sehingga masalah yang menyebabkan stres bisa lebih cepat teratasi. Tapi jika terlalu banyak dilepaskan oleh tubuh, kortisol bisa jadi ‘bencana’ bagi kesehatan maupun kulit Anda. Peningkatkan hormon kortisol bisa meningkatkan produksi minyak dari kelenjar minyak Anda, sebagai reaksi tubuh terhadap hormon tersebut. Jika produksi minyak berlebih karena faktor ini, pertama-tama atasi dulu pikiran Anda dari stres. Bisa dengan meditasi atau relaksasi menggunakan aromaterapi. Sebagai langkah instan, Anda bisa coba memakai masker berbahan dasar tanah liat yang berfungsi menyerap kelebihan minyak dan menenangkan kulit.

3. Cuaca

Cuaca sebenarnya tidak terlalu banyak berpengaruh terhadap aktivitas kelenjar keringat. Tapi di cuaca yang panas dan lembab, kulit jadi lebih cepat berminyak dan terasa tidak nyaman ketimbang cuaca dingin. Agar kulit tampak matte dan make-up bertahan lama di cuaca panas, gunakan primer atau dasar make-up dengan formula mattyfing yang membantu menyerap minyak dan mengurangi kilap.

4. Kosmetik

Kosmetik memang tidak menambah produksi minyak di kulit wajah, tapi make-up yang terlalu berat bisa membuat minyak terperangkap di bawah kulit dan memperparah jerawat, bahkan bisa membuatnya meradang. Hindari memakai kosmetik tebal dalam waktu lama dan jangan lupa hilangkan riasan dengan tiga tahap (make-up remover, pembersih, penyegar) agar bersih sempurna.




Leave a Reply

Your email address will not be published.