Musim Dingin Pengaruhi Kelembaban Kulit

Kelembaban musim dingin
Kesehatan kulit ternyata dapat dipengaruhi musim dingin. Ya, udara yang menusuk tajam bisa mempengaruhi kelembaban sampai ternyata membawa pengaruh yang berbahaya!
Ketika musim dingin datang, otomatis kulit akan mengalami perubahan. Biasanya saat musim hujan, kita sering mendapati kulit seluruh tubuh menjadi ikut dingin. Nah, itu karena efek musim dingin memang benar-benar mempengaruhi jaringan kulit kita.

Musim dingin pelan-pelan akan mengikis kelembaban kulit, menjadikannya kering, berwarna kemerahan sampai bahkan terkelupas. Itu bukan satu-satunya risiko. Ternyata musim dingin juga bisa membawa dampak berbahaya untuk kesehatan kulit. Risiko kanker kulit misalnya, yang ternyata bisa muncul apabila kulit kita benar-benar menyerah dan tidak tahan terhadap udara musim dingin. Lalu bagaimana cara mengantisipasi hal-hal tersebut terjadi?

Tentu ada caranya. Dari hal-hal sederhana seperti memakai pakaian penghangat di musim dingin. Selain jaket tebal, kupluk, syal dan sarung tangan, bekali juga diri dengan minyak penghangat tubuh yang dibalurkan saat sedang berada di suasana musim dingin. Bila di Indonesia musim hujan biasanya sering datang, anda bisa membekali diri dengan minyak angin yang diusapkan pada bagian tangan, leher atau punggung. Selain membuat tubuh menjadi lebih hangat, minyak angin bisa membuat kulit tubuh jadi lebih rileks saat menghadapi perubahan udara dingin.

Jangan lupa juga untuk membalurkan lotion tubuh di saat musim dingin menerpa. Karena kulit rentan kering, dengan mengoleskan lotion pada seluruh bagian tubuh akan membuat kulit anda terjaga dan mencegahnya dari risiko menjadi kering. Kulit pun menjadi tetap lembab, lembut dan tentunya tahan menghadapi perubahan cuaca.




Leave a Reply

Your email address will not be published.