Pentingnya Zat Besi bagi Tumbuh Kembang si Kecil

Bayi Baru Lahir

Bayi Baru Lahir

Zat besi adalah nutrisi penting untuk pertumbuhan dan bagi Bayi Baru Lahir. Bunda harus dapat mencukupi makanan yang kaya akan zat besi pada si Kecil agar tubuhnya tidak mengalami kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi pada anak dapat mengganggu pertumbuhan Bayi Baru Lahir dan dapat menyebabkan anemia, kondisi ini disebabkan karena darah kekurangan sel darah merah sehat yang memadai, dimana sel darah merah ini membawa oksigen ke jaringan tubuh, memberi energi dan dapat memberikan warna kulit yang sehat. Selain itu, zat besi juga membantu oksigen bergerak dari paru-paru ke seluruh tubuh serta membantu otot menyimpan dan menggunakan oksigen.

Namun biasanya, jika si Kecil menderita kekurangan zat besi, tanda-tanda serta gejala yang ditimbulkan tidak akan muncul hingga terjadi anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi muncul dengan tanda dan gejala sebagai berikut:
1. Nafsu makan buruk dan menginginkan yang tidak biasa terhadap bahan tak bernutrisi seperti es atau pati murni.
2. Cepat lelah atau lemah, kulit pucat, sesak nafas dan lidah mengalami peradangan.
3. Perilaku mengalami masalah dan cepat marah.
4. Denyut jantung tidak teratur dan sulit menjaga suhu tubuh.
5. Mudah terkena resiko infeksi.

Agar si Kecil terhindar dari kekurangan zat besi, Bunda dapat memberikannya makanan yang kaya akan zat besi, misalnya:
1. Memberikan si Kecil ASI karena zat besi di ASI lebih mudah diserap, atau jika memang tidak memungkingkan memberi ASI, Bunda dapat memberikannya susu formula yang diperkaya dengan zat besi. Jangan memilih susu sapi karena bukan sumber zat besi yang baik untuk bayi dan tidak dianjurkan untuk balita dibawah usia 1 tahun.
2. Jika si Kecil sudah diberikan makanan padat, berikanlah ia makanan yang memiliki sumber zat besi yang baik. Makanan yang kaya akan sumber zat besi tersebut adalah kuning telur, ayam, ikan, daging merah, sayuran berdaun hijau gelap dan kacang-kacangan. Hindari makanan yang mengandung kalori tinggi dan rendah vitamin juga mineral seperti keripik kentang dan soda.
3. Berikanlah si Kecil makanan yang kaya akan vitamin C untuk mempercepat proses penyerapan seperti melon, stroberi, tomat, aprikot, brokoli, kentang dan kiwi.
4. Bunda dapat mempertimbangkan pemberian suplemen zat besi oral dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Kondisi ini dapat dipertimbangkan jika si Kecil lahir prematur atau Bunda menyusui si Kecil setelah usia 6 bulan dan kebutuhan akan zat besi si Kecil tidak dapat terpenuhi setiap harinya sesuai dengan porsinya.

Segeralah lakukan pengobatan jika si Kecil menderita kekurangan zat besi, karena jika tidak segera diobati dapat mengakibatkan keterlambatan fisik dan mental di berbagai aspek, salah satu contohnya yaitu berjalan dan berbicara.

Info Selengkapnya . . .




Leave a Reply

Your email address will not be published.