Mitos dan Fakta tentang Stimulasi

Stimulasi Anak

Stimulasi Anak

Stimulasi anak dipercaya dapat memaksimalkan kemampuan dan perkembangan otak anak, sehingga berpengaruh baik bagi kecemerlangan masa depan anak. Namun hingga kini, usaha para orangtua dalam menstimulasi anak dianggap belum optimal. Hal ini terjadi karena beredarnya mitos seputar stimulasi perkembangan otak anak. Untuk itu berikut ini merupakan ulasan tentang mitos yang tersebar di masyarakat lengkap dengan faktanya menurut ahli kesehatan:

• Mitos: Masa hamil yang sibuk dapat menyebabkan stres
Fakta: Sejak dari kandungan, anak sudah dapat merasakan bermacam hal yang sedang dialami ibunya. Maka dari itu, masa hamil adalah masa terbaik untuk membangun jiwa sosial pada anak. Dengan menerapkan pola hidup sehat seperti menjauhi stres, Anda dapat menjalani masa hamil yang tenang yang tidak hanya baik untuk Anda tapi juga untuk anak Anda. Selain menjauhi stres, pola hidup sehat yang dapat Anda terapkan adalah sebagai berikut:

  • Menjaga pola makan Anda dengan makanan yang sehat dan bergizi baik untuk Anak.
  • Rajin berolahraga meskipun hanya pemanasan atau menggerak-gerakkan tangan
  • Rajin bersosialisasi dengan banyak orang.

• Mitos: Anak hanya dapat berkomunikasi dengan ibu
Fakta: Kekhawatiran para ibu akan kesehatan dan perkembangan bayi seringkali membuat ibu membatasi segala bentuk komunikasi antara anaknya dengan orang lain. Padahal sang anak juga membutuhkan teman lain selain ibunya, seperti ayahnya atau teman sebayanya. Langkah yang dapat Anda ikuti untuk memperbanyak komunikasi anak di antaranya adalah:

  • Bebaskan anak bermain dan berkomunikasi dengan teman sebayanya. Untuk meredakan rasa khawatir Anda, Anda juga dapat bersosialisasi dengan orangtua dari teman anak Anda sehingga tanpa disadari hal ini juga dapat meningkatkan jiwa sosial pada anak Anda.
  • Setiap ada kesempatan, biarkan ayah terlibat dalam mengurus anak agar ikatan antara ayah dan anak menjadi kuat dan erat.

Sumber: http://female.kompas.com/read/2012/05/09/16245172/Mitos.dan.Fakta.Stimulasi.Dini.pada.Anak




Leave a Reply

Your email address will not be published.