Alergi pada Tubuh Bayi

Bayi Alergi

Bayi Alergi

Apabila dibahas secara luas mengenai Bayi Alergi, maka Anda tidak hanya akan menemukan jenis alergi bayi terhadap protein susu sapi, namun hal lain bias menimbulkan alergi pada bayi Anda. Anda harus mengenali jenis alergi tertentu agar bias mencegah resiko alergi terjadi.
Berikut merupakan berbagai jenis alergi yang terjadi pada bayi:

• Alergi mata
Alergi pada mata disebabkan sakit mata yg menular. Bayi dengan alergi dapat menggosok mata mereka sering (mata alergi cenderung gatal), air mata berlebihan, memiliki lingkaran hitam di bawah mata.

• Alergi kulit
Bayi baru lahir rentan terhadap ruam, tetapi ruam sebagian besar (termasuk jerawat bayi / biang keringat) bias menghilang sekitar 2 atau 3 bulan. Ini adalah waktu ruam kulit yang cenderung muncul terhadap bayi alergi. Ruam alergi yang paling umum adalah dermatitis atopik, atau eksim, dan bagi banyak bayi itu adalah tanda peringatan pertama dari kecenderungan alergi. Eksim adalah ruam merah, bersisik, dan kadang-kadang mengalir di pipi bayi, batang tubuh, lengan, dan kaki. Pada balita dan anak-anak atau dewasa tampak seolah terus-menerus kering, gatal kulit, bias terjangkit di bagian leher leher, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki, juga di lipatan siku dan lutut. Dermatitis kontak adalah ruam alergi bisa disebabkan oleh reaksi terhadap sabun, deterjen, pakaian wol, poison ivy, atau lain iritan yang telah menyentuh tubuh bayi.

• Alergi pencernaan
Virus dapat menyebabkan muntah, diare, sakit perut, dan gassiness. Namun gejala ini juga dapat disebabkan oleh alergi, bisa karena asupan makanan atau bakteri karena tidak memakan makanan atau minuman yang higienis. Hal ini dapat menyebabkan lambung iritasi.




Leave a Reply

Your email address will not be published.