Informasi Senam Ibu Hamil

Senam Ibu Hamil

Senam Ibu Hamil

Ibu hamil masa kini harus memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjamin kesehatan dan masa depan buah hatinya. Menjaga asupan makanan dan kondisi fisik adalah hal utama dalam masa kehamilan. Senam ibu hamil adalah salah satu upaya menjaga kebugaran fisik selama hamil. Senam ini merupakan terapi latihan yang bertujuan melatih kondisi fisik dan mental ibu untuk menghadapi proses persalinan yang cepat, aman dan spontan. Senam bagi ibu hamil ini disarankan mulai dilakukan sejak usia kandungan memasuki 6 bulan.

Tujuan khusus dari senam hamil antara lain adalah untuk menguasai teknik pernafasan, memperkuat elastisitas dan kekuatan otot, mengurangi keluhan kehamilan, melatih relaksasi tubuh untuk mengurangi keteangan saat proses persalinan, menghindari kesulitan proses persalinan, menguatkan otot tungkai, mencegah varises saat kehamilan, memperpanjang nafas, dan latihan mengejan. Latihan mengejan sangat penting dilakukan, karena banyak masalah yang terjadi saat proses kelahiran yang disebabkan oleh tidak kuatnya ibu mengejan.

Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan bagi ibu yang akan melakukan senam hamil ini. Syarat tersebut antara lain adalah kondisi ibu hamil harus dalam keadaan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan dokter maupun bidan, pastikan kehamilan ibu tidak memiliki komplikasi seperti keguguran, hemil dengan pendarahan, atau hamil dengan bekas operasi, senam hamil dilakukan setelah usia janin memasuki miggu ke 20 atau 22, dan pastikan dalam pelaksanaannya senam ini dibimbing oleh petugas rumah sakit.

Berdasarkan usia kandungannya, senam ini dapat diklasifikasikan untuk ibu dengan usia kandungan 22-25 minggu, 26-30 minggu, 31-34 minggu, dan 35 minggu atau lebih. Sementara berdasarkan gerakan yang dilakukan, fase gerakan yang ada adalah sikap tubuh sempurna, latihan pergerakan kaki, latihan otot dasar panggul, latihan fleksibilitas sendi, pernfasan diafragma dan latihan relaksasi. Pastikan ibu melakukan senam hamil sesuai usia kehamilan dan melalui fase yang dianjurkan untuk menjaga kondisi kehamilannya.

Sari Himawati




Leave a Reply

Your email address will not be published.